Rabu, Desember 14, 2011

UPDATE Kimia!!!

W nggak jadi remed kimia! W bilang juga apa, w nggak mungkin remed kimia. Hehe, pokoknya seneng banget deh. Rasanya kayak terbang ke awang-awang langit ke-tujuh. *lebay mode-on*

Jadi ceritanya gini: W kan dapet jadwal remedial di jam terakhir, jadi dari jam pertama itu w belajar terus di kelas buat persiapan remed. Nah, pas masuk ke jam terakhir, guru yang jaga remed kimia ngebagiin soal. Tapi... nama w nggak ada. Cengok deh. "Bu, nama saya nggak ada?" Ibunya bilang nggak ada. Berarti w nggak remed dong. Akhirnya w nanya langsung ke guru kimianya... Hahaha, w beneran nggak remed. Gurunya salah lihat, yang remed absen 26, w absen 27.

Akhirnya w balik ke kelas dan temen-temen nanyain ke w kok w nggak jadi remed. Haha, kayaknya pada sirik w nggak jadi remed. Pokoknya nggak papa deh, rugi belajar and nama jadi sedikit tercemar, padahal kenyataannya I'm still on the road.

Kesel sih sama gurunya,ngerjain gitu. Tapi nggak papa-lah. Ini jadi pelajaran buat w. W nggak boleh kelewat sombong and nyantai. Bisa-bisa mimpi bokap w tuh jadi kenyataan.

Oke friends, keep smiling ya! Bye.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Si Sombong Jatuh ke Lubang

Tahu mimpi bokap w kemarin artinya apa? Nilai kimia jeblok. Remedial. Can you imagine it that I'm a tutor of chemistry class and get the remedial test? What will world say, hah? *sombong nggak ketulung* Pokoknya tanggal 13-12-11 itu jadi keramat, pertama kalinya remedial UAS.

Huu, paling malu diomongin temen-temen sekelas. Kenapa? Karena dua orang yang w tutor-in justru nggak remed. Gila, sumpah. Yang meriksa itu kesurupan apa? I did the best of mine. So, nggak mungkin w remed *ngotot*.

Banyak pihak yang seneng atas kemalangan w. Mereka seneng akhirnya w yang terkenal jarang remed dan nggak pernah remed UAS sekarang jatuh dan dipermalukan. Hoho, iya w terkenal sombong jadinya kalau  jatuh ya diketawain abis sama yang biasanya sirik ama w. Ada juga yang nggak percaya dan nge-klaim kalau gurunya salah koreksi.

Dan tahu nggak, itu kertas pengumuman yang memuat daftar peserta remed diambil lagi sama gurunya buat diralat. Sumpah seneng abis w, w pikir nama w bakal dihapus. Hihihi... Tahu-tahunya??? Nggak ada nama yang dihapus, justru ada tiga nama yang ditambah.

Wah, makin stress! Sekarang w harus bilang apa ke bokap w. Masa w bilang, "Pa, mimpinya meleset tuh. Aku nggak remed mat, tapi kimia." *ditabok*

So... Biarkan w stress sejenak. Kalian juga boleh ikutan meratapi siksa mata batin anak sekolah huhuhu... (bye!)

Published with Blogger-droid v2.0.1

Senin, Desember 12, 2011

Hidup Itu Bukan Air Mengalir

Banyak pendapat mengatakan bahwa hidup itu tinggal jalanin aja. Biarkan mengalir seperti air mengalir. Apa sih yang salah dari pernyataan tersebut.

Istilah seperti air mengalir itu kan mengarah pada tujuan hidup yang pasrah. Lalu apa salah kalau kita pasrah? Mereka-mereka bilang, pasrah pada kehendak yang di atas. Ya boleh juga sih. Tapi kan lebih enak kata-katanya kalau kita lakukan yang terbaik, hasilnya baru biar Tuhan yang tahu. Jadi kita tetap punya motivasi untuk melakukan yang terbaik. 

Kalau w kutip dari buku bacaan, Tuhan itu kan maha adil. Orang yang pasrah, not do the best and keep walking even though anyone's running, otomatis nggak akan dapat apa-apa. Bukankah Tuhan yang adil itu memberi upah dari apa yang kita lakukan. Nggak mungkin orang malas-malasan bisa berhasil, logika aja berkata gitu.

Kalau ngikutin ilmu fisika, air mengalir itu kan dari atas ke bawah. Kalau kita ngikutin prinsip hidup yang kayak gitu, ya hidup kita bukannya menanjak tapi malahan bakal merosot.

So, jangan sesat lagi. Yang namanya nasib itu di tangan kita dengan kehendak Tuhan. Jadi kita dulu yang berusaha, baru kalau Tuhan lihat udah pas, Dia memberi upah kita.

Keep fighting, friends!


Published with Blogger-droid v2.0.1

Mimpi Buruk Sang Ayah

Tadi bokap w telpon w. Katanya dia mimpi buruk tadi siang. Mimpi buruknya itu tentang w lagi. Duh gawat w pikir, jarang-jarang bokap w cerita-cerita soal mimpi.

Dan tahu bokap w mimpi apa? Bokap w mimpi w dapet nilai jeblok matematika!!! Sumpah w pertama-tama nggak percaya. Bokap w suka bercanda soalnya. Tapi ternyata bokap serius. Artinya apa coba? Dream who will be true? Oh God... Bokap w bilang itu pertanda. Mulai dah w diinterogasi, "Bisa nggak UAS Mat-nya?" dan w jawab jujur, "I do but not well as usual." Tapi w yakinlah, mentok-mentok nilai w tujuh, nggak separah tangga nada do=C.

W nggak nyangka gitu, bokap w tiba-tiba mimpi yang nggak-nggak. Ini pertama kalinya kali bokap w cerita-cerita dia mimpi apa. Hn, saking khawatirnya bokap w... Sampai nilai w aja kebawa-kebawa mimpi. Duh, biasanya kalau mimpi buruk kan artinya baik, semoga mimpi buruk bokap w juga artinya baik deh.

Well, jadi beban deh. Kalau nilai UAS w jelek-jelek semua, so pasti bokap kecewa. W sudah melakukan yang terbaik, yeah I think so, dan setiap hasil yang w dapet akan jadi pertanggung jawaban w. Bagaimana dengan hasil UAS kalian semua?

Yup. Stop telling me it'll be true!

Close.


Published with Blogger-droid v2.0.1

Minggu, Desember 11, 2011

Jahatnya Teman Bermuka Dua

Gimana rasanya kalau tahu temenmu tuh bermuka dua banget? Di depan kita dia ngomongin si A, di depan si A malah kita yang diomongin. Sumpah keki dijelek-jelekin sama tuh orang di depan rival. Kita kira tuh orang ada di pihak kita, tahu-tahunya topeng.

Gimana gelagat orang macam itu? Pertama, yang patut dicurigain adalah tukang gosip. Tukang gosip punya sifat identik yakni adu domba. Terus saat nyerocos rasanya orangnya tuh deket sama kita, berpihak sama kita, dan menunjukan itikad setuju dengan kita. Tapi akhirnya ketipu juga karena sifatnya yang kayak gitu bukan hanya k kita doang tapi universal ke semua juga.

Jauhi orang macam itu! That people are like viruses. Bisa-bisa nama kita jadi buruk karena yang kita anggap temen itu malah musuh di balik selimut yang always ngebicarain kita di belakang. Dia beli topeng 'temen' di mana kali, niat jahatnya bisa banget kesembunyi.

Kalo w sendiri sih udah kelewat sakit hati ampe-ampe putus hubungan pertemanan. Nggak oke banget, selama nih dia nulis-nulis di status FB about somebody, and she was humbling that somebody. Oh God, how I can't accept it. That somebody is me!

Orang tuh dengerin curhat w dan kasih masukan yang oke. Tapi emang niatannya jahat, dengan apa yang dia tahu dari w, she was humbling me.

Oke, now I forget that shit person. If I'll keep following her just make my heart hurts. Jadi kesimpulannya, pilah-pilah temen itu penting banget and get your friends pure.

So bye.


Published with Blogger-droid v2.0.1

Sabtu, Desember 10, 2011

BB v.s Android

Temen w baru ganti hp dari Nokia ke BB Gemini. Padahal pas dia minta saran ke w, w usulin dia supaya beli Android aja. Tentu alasannya karena Android punya fitur lebih dibandingin BB yang nonjol di BBMannya aja.

Pilihan dia sih. Tapi... Android kan lebih bagus. Search di yahoo answer juga pada bilang Android. Tapi kenapa? Kenyataan mengatakan harga BB tetep lebih tinggi dibanding harga Android. Harga Android turunnya cepat banget. BB ya masih 2jutaan.

Hmm. Kalau boleh analisis sih, Android masih belum punya peminat yang lebih dibanding BB. Bolehlah yang punya HP symbian rata-rata ganti ke Android (pengecualin temen w di atas), tapi yang punya BB tetep kekeh ke BBnya. Malahan tambah upgrade ke tipe yang lebih mahal.

Faktor lainnya, orang rata-rata udah demam BBMan. W yang punya Android aja jadi malu kalau ditanya soal pin. Zaman Android belum mewabah nih di Indonesia. Masih nanya-nanya pin rata-rata.

Kemarin denger sama temen katanya tahun 2012 awal fitur BBM bakal di pakai juga Android, jadi Android punya pin BB juga. Search di google juga dapet tuh cover BBM for Android. Eh, baru tadi pagi baca di kompas katanya itu hoax. Pihak BBMnya dah konfirmasi kalau itu ga bener *langsung banting Galmin*

Jadi kapan nih Android bisa tetep unggul. Temen di whatsapp rata-rata BBan sama IPhone. Pingchat kosong, LiveProfile cuma tiga *meratapi nasib anak kuper*. Android makin turun harganya, kalau jual ganti BB udah kelewat tekor. Galau.

Biarlah, menunggu zaman Android. Go Android grup!

Published with Blogger-droid v2.0.1

Jumat, Desember 09, 2011

Penolakan

Siapa yang pernah nembak cewek terus ditolak? Gimana rasanya ditolak? Sakit banget, kan...

Cewek-cewek, apa kalian sebegitu teganya buat nolak cowok? Nembak itu ga gampang loh... Pastinya butuh usaha yang keras (kalau nembaknya emang seriusan).

Orang yang mau nembak itu harus udah siap mental untuk ditolak. Setuju? Semua pasti setuju. Masalahnya pas kita baru mau nembak, yang namanya siap ya siap. Tapi pas ngerasain ya sakit juga...

Kecewa ga bisa terhindar. Karena apa? Kecewa itu ungkapan/respon dari melesetnya perkiraan yang kita pasang. Kalau kita udah pasang harapan berlebih, so pasti kecewa ga bisa terhindari.

Fine ga sih kalau udah ditolak terus sakit hati? Ya balik lagi. Itukan salah kita yang saking pedenya mutusin buat nembak. Susah juga kalau suka tapi ga nembak-nembak. Jadi... dah jomblo jaa kayak w... Hahaha... Pokoknya sakit hati sampai dendaman kayak artis-artis di raja gosip itu diharamkan ye...

Solusinya itu cuma satu. Pertama: *bukan satu namanyaaa!!!* jangan asal tembak. Pendekatan itu penting. Terus pastiin kalau dia lagi ga suka sama seseorang. Terus, prepare-in hati kalau ditolak jadi teman lebih baik or cari kesempatan di lain waktu, gehehe... (coba lagi >>> dikira hadiah gosok)

Nah tips buat yang cewek. Kalian ga boleh jadi raja tega. Kalau ditembak di depan orang banyak, jangan nolak terang-terangan...

Bilang aja, butuh waktu dsb. Kalau mau antisipasi sih, jangan kasih harapan lebih. Kalau mau pasti, coba ngomongin soal kecengan di depan cowok. Cowok yang baik pasti tahu diri dong.

Nah, sekarang apa kabar w yang belum nembak-nembak si dia... (bye...)

Published with Blogger-droid v2.0.1

Senin, September 12, 2011

Nobody's Perfect

Satu hal yang dapat kita pelajari dari sebuah fakta bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna: menerima kekurangan seseorang. Saya mengartikan menerima kekurangan seseorang sebagai suatu sikap kita yang mau memaklumi suatu kesalahan yang dilakukan seseorang dan memaafkannya.
Bukankah ada pepatah mengatakan, hanya orang yang tidak pernah melakukan kesalahan yang bisa menghakimi kesalahan seseorang. Hm, saya rasa itu tugas Tuhan, bukan tugas manusia yang kodratnya tidak sempurna.

Jumat, September 09, 2011

A Nameless Monster

"Ceritakan padaku dongeng tentang kesepian," pintanya padamu. Maka kau pun mulai bercerita sebuah kisah lama tentang monster tanpa nama.
Pada jaman dahulu, di suatu tempat nun jauh entah di mana, hiduplah satu monster tanpa nama.
Si monster sangat menginginkan nama. Begitu menginginkan hingga nyaris gila.
Ia pun memutuskan keluar dari hutan, melakukan perjalanan, demi menemukan sebuah nama.
Namun dunia di depannya terlalu luas untuk dijelajahi sendiri.
Si monster lantas membelah diri, kemudian masing-masing bagian melanjutkan perjalanan, guna mencapai tujuan awal.
Satu pergi ke timur, lainnya pergi ke barat.
Monster yang pergi ke timur menemukan sebuah desa. Di perbatasannya ia bertemu dengan seorang lelaki pandai besi.